Loading...
Image

Apel ASN NTT, Wagub Tegaskan Kinerja Pegawai dan Dukungan NTT Mart

Sobatpora, Apel Kekuatan Bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur digelar pada Senin (9/3/2026) dan dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma. Apel tersebut menjadi momentum untuk menyampaikan sejumlah arahan penting terkait dinamika pemerintahan, kinerja ASN, hingga dukungan terhadap program ekonomi daerah. Dalam arahannya, Wakil Gubernur menyinggung adanya ketidaksinkronan dalam penerapan aturan antara pemerintah provinsi dan Kabupaten Ngada terkait pelantikan Sekretaris Daerah. Ia menjelaskan bahwa Bupati Ngada telah melantik Sekda tanpa persetujuan Gubernur NTT. Meski demikian, persoalan tersebut akan diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku. Wakil Gubernur juga menegaskan bahwa situasi kerja di lingkungan pemerintahan harus tetap dijaga agar tetap kondusif. Jika terdapat ketidakcocokan atau persoalan di lingkungan kerja, ASN diminta untuk menyampaikannya secara terbuka kepada pimpinan sehingga dapat segera dicarikan solusi. Ia juga meminta ASN membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa pemerintah daerah akan menempuh langkah dialog dan pertemuan untuk menyelesaikan persoalan yang ada. Selain itu, Johni Asadoma turut menyoroti situasi konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah. Ia mengajak seluruh ASN untuk mendoakan agar konflik tersebut dapat segera diselesaikan melalui jalur diplomatik sehingga tidak berdampak luas terhadap stabilitas perekonomian dunia. Isu mengenai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) juga menjadi perhatian dalam arahannya. Wakil Gubernur menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memperjuangkan agar tidak ada ASN, khususnya PPPK, yang diberhentikan atau dirumahkan. Namun demikian, ia menekankan pentingnya peningkatan disiplin dan kinerja. “ASN, terutama PPPK, harus menunjukkan kinerja yang baik, disiplin, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tunjukkan bahwa kita memiliki kapasitas dan layak untuk dipertahankan,” tegasnya. Ia juga mengingatkan bahwa masih terdapat laporan mengenai pegawai yang bekerja tidak maksimal dan kurang disiplin. Menurutnya, hal tersebut justru akan menyulitkan upaya pemerintah dalam memperjuangkan keberlanjutan status kepegawaian. Sebaliknya, ASN yang menunjukkan loyalitas, disiplin, dan prestasi kerja akan menjadi prioritas untuk terus diperjuangkan oleh pemerintah provinsi bersama para kepala daerah di NTT. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga menyinggung program pengembangan ekonomi daerah melalui NTT Mart dan konsep One Village One Product (OVOP). Ia menjelaskan bahwa dalam setiap kebijakan tentu terdapat beragam pandangan, baik positif maupun negatif. Namun demikian, ASN diharapkan dapat memberikan dukungan nyata terhadap program tersebut. Ia mengimbau seluruh ASN untuk berbelanja di NTT Mart ketika membutuhkan produk atau komoditas lokal. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu pemasaran produk UMKM yang menjadi bagian dari program OVOP, sehingga roda perekonomian masyarakat NTT dapat terus bergerak dan berkembang. Apel Kekuatan Bersama ASN ini diharapkan semakin memperkuat komitmen seluruh aparatur pemerintah dalam menjaga disiplin, meningkatkan kinerja pelayanan publik, serta mendukung berbagai program pembangunan daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur. (Oks). #ayobangunntt

Lihat Berita Lain